|
|
|
BFC Group
|
Fakta polusi udara di Indonesia 1) Jakarta merupakan kota dengan tingkat polusi udara terburuk no.3 di dunia (Bisnis Indonesia, 21 April 1997) 2) Pada tahun 2010 tingkat polusi udara di Jawa akan meningkat 10 kali lipat (Kompas 17 April 1997). 3) Akibat polusi udara setiap tahunnya di DKI Jakarta muncul 500 kasus baru penyakit jantung serta 500.000 kasus penurunan IQ (Lokakarya Nasional Pencemaran Udara, 1997) 4) Di Indonesia, kasus penyakit bronchitis kronis akibat polusi udara mencapai 34.000 kasus/ tahun, penyakit bronchitis pada anak 326.000 kasus/ tahun serta penyakit asma mencapai 89.000 kasus/ tahun. 5) Kasus penyakit darah tinggi yang diakibatkan polusi udara mencapai 62.000 kasus/ tahun Hasil emisi gas buang dari mobil & motor • SOx (Oksida-oksida Sulfur) • NOx (Oksida-oksida Nitrogen) • CO (Karbonmonooksida) • HC (Hidrokarbon) • O3 (Ozon) Permukaan • Partikel debu halus (Partikulat) • Pb (Timbal)
Memiliki efek yang sangat tidak baik pada kesehatan kita
Sox (Oksida-oksida Sulfur) • Menyulitkan pernapasan • Iritasi paru dan tenggorokan • Meningkatkan resiko terkena penyakit pernapasan • Memperparah dampak yang ditimbulkan O3 permukaan
NOx (Oksida-oksida Nitrogen) • Menurunkan fungsi paru, terutama bagi penderita asma • Iritasi paru • Meningkatkan resiko terkena penyakit paru • Merusak jaringan paru yang dapat mengakibatkan emfisema
CO (Karbonmonooksida) • Mempengaruhi jaringan syaraf • Menimbulkan gangguan fungsi jantung • Menurunkan fungsi fisik • Menyebabkan kesulitan bernafas dan sakit dada bagi penderita penyakit jantung • Menyebabkan pusing serta gangguan pengelihatan dan koordinasi, bahkan dapat menyebabkan mati lemas dalam waktu 0,5 jam apabila konsentrasi melebih 0,3%
HC (Hidrokarbon) • Mengakibatkan pusing serta iritasi mata dan tenggorokan • Dampak ozon permukaan yang terbentuk dari HC jauh lebih besar dari dampak HC sendiri
O3 (Ozon) Permukaan • Meningkatkan resiko terkena infeksi dan penyakit pernapasan • Menurunkan daya tahan dan kemampuan fisik tubuh, iritasi mata, hidung dan tenggorokan
Partikel debu halus (Partikulat) • Meyebabkan kesulitan bernapas dan tekanan pada jantung • Partikulat yang bersifat toksik dapat menggangu fungsi hati, ginjal dan pencernaan
Pb (Timbal) • Menyebabkan anemia • Kerusakan fungsi otak dan syaraf • Gangguan fungsi ginjal bahkan gagal ginjal • Gangguan fungsi hati dan pencernaan • Menggangu fungsi reproduksi seperti kelahiran prematur dan abortus spontan |
|
Ruko Multi Guna no.9b Jl. Bintaro Utama Raya, Bintaro Jaya Sektor 3a (400m dari Bintaro Plaza) Jakarta Selatan Indonesia
Telp : (62 21) 6879.0377, 0812.80.989.08 Fax : (62 21) 736.92.043 Email : eternalbetta@yahoo.com
Member of BFC Group Copyright © 2010 BFC Group
|